Jakarta, 6 Mei 2026 — Wakil Menteri Dalam Negeri menegaskan pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan daerah sebagai langkah utama dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin nyata di berbagai wilayah Indonesia.
Menurutnya, pemerintah daerah memiliki peran strategis karena menjadi pihak yang langsung berhadapan dengan berbagai persoalan lingkungan, mulai dari banjir, kekeringan, cuaca ekstrem, hingga ancaman kerusakan ekosistem. Karena itu, kemampuan tata kelola yang baik dinilai sangat menentukan efektivitas penanganan perubahan iklim di tingkat lokal.
Dalam keterangannya, Wamendagri menekankan bahwa koordinasi antarinstansi, perencanaan pembangunan berkelanjutan, serta kebijakan berbasis lingkungan harus diperkuat oleh pemerintah daerah. Langkah tersebut diperlukan agar upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim dapat berjalan lebih efektif.
Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan daerah dalam menyusun kebijakan yang tidak hanya fokus pada pembangunan ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Pemerintah daerah disebut perlu memperkuat sistem pengawasan terhadap penggunaan lahan, pengelolaan sampah, hingga perlindungan kawasan hijau.
Perubahan iklim sendiri kini menjadi tantangan global yang dampaknya mulai dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Intensitas bencana hidrometeorologi yang meningkat disebut menjadi salah satu tanda penting perlunya langkah penanganan yang lebih serius dan terintegrasi.
Sejumlah pengamat lingkungan menilai peran pemerintah daerah memang sangat penting karena kebijakan lokal sering kali menjadi penentu keberhasilan program lingkungan nasional. Daerah yang memiliki tata kelola baik dianggap lebih mampu merespons ancaman perubahan iklim dengan cepat dan tepat.
Selain penguatan kebijakan, edukasi masyarakat juga dinilai perlu ditingkatkan agar kesadaran terhadap isu lingkungan semakin luas. Partisipasi publik dalam menjaga lingkungan dianggap menjadi faktor penting untuk mendukung keberhasilan program pemerintah.
Pemerintah berharap sinergi antara pusat dan daerah dapat terus diperkuat demi menghadapi tantangan perubahan iklim yang diperkirakan semakin kompleks di masa depan. Dengan tata kelola yang baik, daerah diharapkan mampu lebih tangguh menghadapi berbagai risiko lingkungan sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan.






