Senin, 6 Juli 2026 berakhirnya perjalanan Belgia di Piala Dunia 2026 menyisakan kekecewaan mendalam bagi Kevin De Bruyne. Sang gelandang mengaku akan mengambil waktu untuk beristirahat dan menenangkan diri sebelum kembali memikirkan langkah selanjutnya dalam kariernya.
Kegagalan melangkah lebih jauh di turnamen membuat suasana di kubu Belgia dipenuhi rasa kecewa. Sebagai salah satu pemain paling berpengalaman, De Bruyne mengakui hasil tersebut sulit diterima mengingat tim datang dengan ambisi besar untuk bersaing memperebutkan gelar.
Meski demikian, pemain berusia 35 tahun itu menegaskan bahwa dirinya belum ingin terburu-buru mengambil keputusan mengenai masa depannya di level internasional. Fokus utamanya saat ini adalah memulihkan kondisi fisik dan mental setelah menjalani turnamen yang menguras tenaga.
De Bruyne juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh rekan setim, staf pelatih, dan para pendukung Belgia yang terus memberikan dukungan sepanjang kompetisi. Menurutnya, seluruh pemain telah berjuang semaksimal mungkin meski hasil akhirnya tidak sesuai harapan.
Selama Piala Dunia 2026, De Bruyne tetap menjadi sosok penting di lini tengah Belgia. Pengalaman, visi bermain, serta kualitas umpannya beberapa kali membantu tim menciptakan peluang, meski pada akhirnya belum mampu membawa Belgia melangkah ke fase berikutnya.
Kegagalan ini diperkirakan menjadi awal dari proses evaluasi besar dalam tubuh tim nasional Belgia. Regenerasi pemain dan penyusunan strategi baru diyakini akan menjadi fokus utama demi membangun kembali kekuatan tim menghadapi kompetisi internasional mendatang.
Bagi De Bruyne, jeda sejenak dari aktivitas sepak bola menjadi langkah yang diperlukan untuk memulihkan energi setelah menjalani musim yang panjang. Ia berharap masa istirahat tersebut dapat membantunya kembali dengan kondisi terbaik, baik bersama klub maupun jika masih mendapat kesempatan membela negaranya.
Meski Belgia harus mengakhiri perjalanan lebih cepat, kontribusi De Bruyne selama bertahun-tahun bersama tim nasional tetap mendapat apresiasi tinggi. Namanya akan terus dikenang sebagai salah satu gelandang terbaik yang pernah memperkuat Belgia di panggung sepak bola dunia.





