Jakarta, 9 September 2026 – Pelatih Barcelona Hansi Flick menegaskan timnya berada dalam kondisi siap tempur menjelang menghadapi Feyenoord pada laga pembuka fase liga Liga Champions 2026-2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Spotify Camp Nou, Rabu, 9 September 2026 pukul 18.45 waktu setempat, menjadi langkah pertama Blaugrana dalam upaya kembali bersaing memperebutkan trofi tertinggi antarklub Eropa. Flick menyebut para pemain yang tersedia telah mempersiapkan diri dengan baik dan menunjukkan intensitas tinggi selama sesi latihan terakhir. Barcelona juga datang membawa kepercayaan diri setelah mencatatkan empat kemenangan dari empat pertandingan awal LaLiga musim ini. Modal positif tersebut membuat Flick optimistis timnya mampu membawa performa domestik ke panggung Eropa.
Barcelona memang mengawali musim dengan performa meyakinkan setelah menyapu bersih empat pertandingan pertama LaLiga dan mengumpulkan 12 poin. Salah satu kemenangan paling mencolok terjadi ketika mereka menundukkan Valencia dengan skor telak 5-0 pada pertandingan terakhir sebelum memulai perjalanan di Liga Champions. Performa tersebut memperlihatkan ketajaman lini serang sekaligus kemampuan Barcelona menjaga konsistensi permainan sejak awal musim. Flick menilai standar yang diperlihatkan pemain selama latihan harus terus dibawa ke setiap pertandingan karena kerja kolektif menjadi fondasi permainan timnya. Menghadapi Feyenoord, Barcelona diharapkan tidak kehilangan intensitas meskipun secara kualitas skuad mereka lebih diunggulkan.
Flick juga tidak menutupi ambisi Barcelona untuk kembali menjuarai Liga Champions setelah cukup lama tidak mengangkat trofi tersebut. Barcelona terakhir menjadi juara pada 2015 sehingga musim ini menjadi kesempatan berikutnya untuk mengakhiri penantian panjang di kompetisi Eropa. Pelatih asal Jerman itu menilai setiap klub besar memiliki mimpi memenangkan Liga Champions, tetapi kualitas di atas kertas tetap harus dibuktikan melalui performa sepanjang kompetisi. Barcelona sempat mendekati final pada 2025 sebelum dihentikan Inter Milan melalui pertandingan dramatis yang berlanjut hingga perpanjangan waktu. Musim lalu, perjalanan mereka kemudian terhenti di perempat final setelah kalah agregat 2-3 dari Atletico Madrid.
Salah satu pemain yang kembali menjadi tumpuan Barcelona adalah Lamine Yamal, yang kini mendapatkan tanggung jawab lebih besar setelah terpilih menjadi salah satu wakil kapten tim pada usia 19 tahun. Flick menilai pemain sayap tersebut mempunyai kemampuan menentukan pertandingan seorang diri sekaligus terus memperlihatkan keinginan untuk berkembang. Lamine juga secara terbuka menyebut Liga Champions sebagai target utama yang masih ingin diraihnya bersama Barcelona. Pemain internasional Spanyol tersebut menilai kedatangan sejumlah pemain baru membuat skuad Barcelona semakin kompetitif untuk menghadapi tantangan musim ini. Dengan kreativitas, kecepatan dan kemampuannya menciptakan peluang, Lamine diperkirakan kembali menjadi salah satu ancaman utama bagi pertahanan Feyenoord.
Selain Lamine, Flick memberikan perhatian terhadap Anthony Gordon yang menunjukkan perkembangan positif sejak bergabung dengan Barcelona. Meski belum mencetak gol pada awal musim, kontribusinya dalam menciptakan peluang dan memberikan umpan terakhir dinilai membantu permainan menyerang tim. Flick juga mengapresiasi kerja Gordon ketika Barcelona tidak menguasai bola karena pemain depan dituntut menjadi bagian pertama dalam proses tekanan terhadap lawan. Kehadiran sejumlah pemain baru membuat pilihan di lini depan semakin beragam dan memberikan kesempatan bagi Flick melakukan perubahan sesuai karakter lawan. Persaingan internal tersebut menjadi keuntungan tersendiri ketika Barcelona harus menjalani jadwal padat di kompetisi domestik dan Eropa.
Meski sebagian besar skuad berada dalam kondisi siap, Barcelona tetap menghadapi beberapa keterbatasan menjelang pertandingan. Frenkie de Jong dipastikan tidak tersedia karena masih menjalani pemulihan cedera lutut, sedangkan Eric García harus absen akibat hukuman skorsing. UEFA memperkirakan Barcelona dapat menurunkan Joan García di bawah mistar dengan Jules Koundé, Pau Cubarsí, Gerard Martín dan Xavi Espart mengisi sektor pertahanan. Rodri dan Pedri berpeluang menjadi poros lini tengah, sementara Lamine Yamal, Fermín López, Anthony Gordon dan Raphinha dapat menjadi pilihan di sektor ofensif. Komposisi tersebut tetap memberikan Flick banyak opsi untuk memainkan sepak bola agresif yang menjadi karakter Barcelona dalam dua musim terakhir.
Feyenoord di sisi lain datang ke Camp Nou dengan sejumlah pemain yang tidak tersedia sehingga pelatih mereka harus melakukan penyesuaian. Gijs Smal, Jordan Bos, Bart Nieuwkoop dan Jakub Moder tercatat masuk daftar pemain yang tidak dapat dimainkan, sementara kondisi Anis Hadj Moussa masih menjadi perhatian menjelang pertandingan. UEFA memperkirakan Feyenoord dapat mengandalkan Ernst di posisi penjaga gawang dengan Givairo Read, Jeremiah St. Juste, Tsuyoshi Watanabe dan Mika Mármol di lini belakang. Luciano Valente dan beberapa pemain tengah lainnya akan mempunyai tugas berat menghadapi tekanan serta penguasaan bola Barcelona. Kondisi tersebut membuat kemampuan Feyenoord bertahan secara disiplin menjadi salah satu faktor penting apabila mereka ingin membawa hasil positif dari Camp Nou.
Flick menegaskan Barcelona juga tidak akan terpaku pada satu pendekatan ketika menghadapi lawan berbeda di Liga Champions. Menurutnya, identitas permainan Barcelona tetap dipertahankan, tetapi penyesuaian taktik dapat dilakukan apabila situasi pertandingan mengharuskannya. Pengalaman dari kegagalan pada musim-musim sebelumnya menjadi pengingat bahwa pertandingan Eropa sering kali ditentukan oleh detail kecil, terutama ketika memasuki fase yang semakin menentukan. Barcelona ingin menjaga agresivitas, tetapi pada saat yang sama perlu memiliki keseimbangan agar tidak terlalu mudah memberikan ruang ketika kehilangan bola. Kemampuan beradaptasi tersebut dipandang Flick sebagai salah satu unsur yang diperlukan apabila Barcelona benar-benar ingin melangkah jauh di Liga Champions.
Pertandingan melawan Feyenoord menjadi ujian pertama untuk melihat sejauh mana kesiapan Barcelona membawa ambisi besar mereka ke kompetisi Eropa musim ini. Empat kemenangan beruntun di LaLiga memberikan modal kuat, tetapi Flick mengingatkan bahwa perjalanan Liga Champions masih sangat panjang dan setiap pertandingan membutuhkan tingkat konsentrasi tinggi. Dukungan publik Camp Nou juga diharapkan memberikan dorongan tambahan ketika Barcelona memulai perburuan gelar Eropa keenam sepanjang sejarah klub. Lamine Yamal dan rekan-rekannya kini dituntut membuktikan bahwa performa impresif pada awal musim dapat dipertahankan ketika menghadapi tekanan Liga Champions. Dengan hampir seluruh pemain utama berada dalam kondisi siap, Barcelona memasuki duel menghadapi Feyenoord dengan kepercayaan diri tinggi sekaligus tekad membuka perjalanan Eropa mereka dengan hasil maksimal.





